Penyakit Kanker Yang Berkaitan Dengan Radang Sendi

Seseorang yang menderita Rheumatoid Arthritis (RA) atau radang sendi ternyata juga berisiko mengidap beberapa jenis kanker tertentu. Hal ini dapat terjadi akibat pengobatan atau akibat peradangan yang ditimbulkan oleh penyakit ini. Namun, Anda tidak perlu terlalu khawatir dengan hal ini karena risikonya terbilang rendah. Hal yang perlu Anda lakukan adalah tetap waspada dan tak perlu merasa terlalu cemas.

RA adalah sejenis penyakit otoimun progresif yang ditandai peradangan pada persendian. RA merupakan penyakit yang jarang ditemukan di Indonesia, dengan prevalensi sekitar 0,1 hingga 0,3 persen pada usia dewasa.

Penyakit ini sebenarnya dapat menyerang semua usia, tetapi risiko bakal meningkat pada dewasa usia produktif, di mana wanita adalah kalangan yang berisiko lebih besar yakni hingga 3 hingga 4 kali lipat.

Penyakit RA ini juga sering disebut si pencuri kehidupan karena dampaknya yang luar biasa, mulai dari kerugian dari sisi ekonomi, ketidaknyamanan, kecacatan, disabilitas hingga kematian.  Kerusakan sendi biasanya ssudah terjadi pada 6 bulan pertama terserang penyakit ini dan cacat akan terjadi 2 sampai 3 tahun bila tidak lunjung diobati.

Berikut adalah kanker yang berkaitan dengan Radang sendi

1. Kanker paru-paru

RA telah dikaitkan dengan risiko kanker paru. Penelitian menunjukkan, orang dengan RA (perokok) berisiko lebih tinggi menderita kanker paru-paru. Meskipun diketahui, pada orang dengan RA yang bukan perokok juga memiliki risiko terkena kanker paru (lebih kecil).

“Dengan tidak merokok, jumlahnya akan sangat kecil. Tapi tetap ada risiko yang lebih tinggi karena peradangan dan jaringan parut di paru-paru yang disebabkan oleh RA,” kata Marc Hochberg, MD, MPH, kepala Divisi Rheumatologi  dan Immunologi Klinis di University of Maryland Medical Center, Baltimore.

2. Kanker kulit

Penelitian menunjukkan bahwa melanoma – jenis paling berbahaya dari kanker kulit – lebih sering terjadi pada orang yang menggunakan obat inhibitor TNF, mungkin karena obat ini menekan sistem kekebalan tubuh. Sebuah studi 2007 menemukan bahwa orang dengan RA yang menggunakan inhibitor TNF mempunyai risiko dua kali lipat menderita melanoma, ketimbang pasien RA yang tidak memakai TNF.

3. Myeloma

Multiple myeloma adalah bentuk yang relatif jarang dari kanker – yang mempengaruhi sel-sel darah putih yang disebut sel plasma. Menurut penelitian tahun 2008, orang dengan RA tampaknya memiliki risiko sedikit lebih tinggi (17 persen) mengalami myeloma. Dr Hochberg mengatakan, orang yang mengalami RA selama jangka waktu yang lama dapat menghasilkan antibodi yang berhubungan dengan kelebihan protein dalam darah, suatu kondisi yang disebut hyperglobulinemia. Hal ini terkadang dapat berkembang menjadi multiple myeloma, penyakit yang ditandai oleh produksi yang abnormal dari sel plasma.

4. Limfoma

Limfoma adalah suatu kanker (keganasan) dari sistem limfatik (getah bening). Dua tipe utama dari limfoma adalah Limfoma Hodgkin (yang lebih sering disebut Penyakit Hodgkin) dan Limfoma Non Hodgkin.  Sebuah studi tahun 2003 yang melibatkan lebih dari 76.000 pasien RA di Swedia menemukan, mereka memiliki resiko 2-3 kali lebih tinggi menderita limfoma non-Hodgkin dan penyakit Hodgkin daripada orang tanpa RA. Selain itu, sebuah studi 2006 menemukan bahwa orang dengan gejala RA yang paling parah berada pada risiko tertinggi menderita limfoma.

5. Leukemia

Sebuah penelitian di Finlandia terhadap hampir 12.000 pria dan 35.000 wanita menemukan risiko yang lebih tinggi menderita leukemia pada pria dengan RA, tetapi tidak ada peningkatan yang signifikan pada perempuan dengan RA.  Dr Hochberg mengatakan hubungan antara leukemia dan RA agak langka dan merupakan komplikasi yang berhubungan dengan terapi imunosupresif seperti Cytoxan (siklofosfamid) dan Azasan (azathioprine), yang digunakan untuk mengobati RA.

6. Kanker payudara dan kolorektal

Orang yang mengidap RA tampaknya memiliki sedikit keuntungan, karena mereka ternyata mempunyai risiko lebih kecil mengalami kanker payudara dan kanker kolorektal, ketimbang mereka yang tidak menderita RA.

Menurut Dr Hochberg, tidak diketahui secara persis mengapa hal ini dapat terjadi. Tetapi mungkin karena banyak pasien RA sering mengonsumsi non-steroid anti-inflammatory drugs (NSAID) atau obat anti nyeri seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen, yang berkontribusi dalam mencegah peradangan. Hal ini disinyalir dapat menurunkan risiko kanker.

8. Kanker prostat

Jangka panjang penggunaan NSAID (obat anti nyeri) juga dapat mengurangi risiko kematian pada pria dengan RA yang mengembangkan kanker prostat.  Sebuah studi terhadap hampir 100.000 pasien kanker prostat di Swedia yang disajikan dalam American Society of Clinical Oncology menemukan, risiko kematian berkurang 12 persen pada laki-laki dengan RA ketimbang mereka yang tanpa RA. Pria yang dirawat di rumah sakit untuk pengobatan RA enam kali lebih mungkin memakai NSAID, sehingga memiliki tingkat kematian terendah

Sebelum penyakit kanker tersebut mengidap anda alangkah baik nya anda mencegah atau mengobati dulu penyakit radang sendi nya . dengan mengkonsumsi Triflex Capsule yang sudah terbukti khasiat dan kegunaan nya .

Obat radang sendi ,- Triplex capsule ini merupakan produk unggulan dari green world Di formulasi oleh peneliti peniliti ahli, dan diolah dengan teknologi modern, sehingga melahirkan produk herbal dengan mutu dan kualitas yang tetap terjaga.

triflexTriflex capsule ini terbuat dari 100% bahan alami pilihan tanpa terkontaminasi bahan kimia yang membahayakan tubuh yaitu kalsium karbonat,drynaria rhizome, astragalus mongholicus.

Khasiat dan kegunaan triflex capsule :

  • Memenuhi kebutuhan kalsium
  • Meningkatkan pertumbuhan tulang
  • Memperbaiki cedera tulang rawan
  • Membantu penyembuhan tulang yang terluka
  • Membantu memulihkan luka jaringan serta penyembuhan yang lebih cepat
  • Mengurangi rasa sakit dan bengkak pada gejla osteoarthritis
  • Meningkatkan fungsi gerakan sendi

Kelompok Pemakai :

  • Orang yang menderita sakit pinggang
  • Orang yang menderita sakit lutut dan sendi
  • Orang yang memiliki penyakit peradangan sendi lutut
  • Orang yang memiliki peradangan leher atau tulang belakang

Cara Konsumsi : 2 kapsul,2 kali sehari.anak anak berumur 10-18 tahun, 1/2 dosisnya.

Untuk itu jika anda ingin memesan Triflex Capsule bisa klik Cara Pemesanan Triplex Capsule

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*